Panspermia, Teori Asal Mula Kehidupan

Komet

Komet

Darimanakah kehidupan itu muncul ? Pertanyaan ini merupakan salah satu pertanyaan yang paling menarik dalam sejarah kebudayaan manusia.

Filosof Yunani Anaxagoras dari Ionia ( 450 SM) mengatakan semua bentuk kehidupan berasal dari banyak tempat yang berasal dari “benih kehidupan”. Penjelasan mengenai “benih kehidupan” sekarang ini jauh lebih kompleks dari yang dibayangkan Anaxagoras, karena bukan hanya berasal dari makhluk hidup seperti tumbuhan, hewan dan manusia, tetapi juga dari angin, batuan, air dan sebagainya.
Tahun 1830 ( atau 2280 tahun setelah Anaxagoras ), ahli kimia Swedia, Jöns Jackob Berzelius, menemukan bahwa senyawa karbon banyak ditemukan di meteorit (benda antariksa yang jatuh ke Bumi) yang memperkaya materi Bumi.

Pemahaman ini merangsang pemikiran ahli kimia Swedia lainnya yaitu Hermann von Helmholtz di tahun 1879 dan pemenang hadiah Nobel tahun 1903 yaitu Svante Arrhenius untuk mengusulkan konsep bahwa asal mula kehidupan berawal dari antariksa. Yang dikenal dengan Panspermia. Pendapat ini didasarkan dari adanya tekanan radiasi Matahari dan bintang yang membawa mikroba mengarungi antariksa. Berbeda dengan keberadaan senyawa karbon yang berada di meteorit.

Pendapat di atas diperkuat dua astronom Inggris yaitu Fred Hoyle dan Chandra Wickramasinghe mengembangkan Teori Panspermia dan dibuktikan melalui percobaan astronom India, Jayant Narlikar, pada 2001. Akhirnya komet menjadi benda antariksa yang ditengok sebagai biangnya sumber kehidupan.

Komet

Komet merupakan gumpalan es kotor (dirty snowball) yang tersusun dari air, karbondioksida, metana dalam wujud gas beku, yang berkonglomerasi dengan debu dan batuan layaknya coklat dalam es krim. Ukuran gumpalan atau inti kometantara 1 km hingga belasan km.

Bagian komet terbentuk secara lengkap saat dekat Matahari yaitu inti , koma, selubung hidrogen, dan ekor. Koma berukuran ratusan ribu km menyelubungi inti. Akibat radiasi matahari pada materi koma maka terbentuk selubung hidrogen yang berukuran jutaan km dan menutupi koma. Hembusan angin matahari menyebabkan munculnya ekor komet, yaitu ekor debu dan ekor ion, yang berukuran ratusan juta km. Sehingga dinamakan sebagai bintang berekor.

Komet menarik untuk diteliti karena terbentuk di lapisan luar Tata Surya, pada daerah yang dinamakan Awan Oort di rentang 50.000 – 100.000 kali jarak Bumi – Matahari jauhnya. Materi pembentukannya diperkirakan sama dengan komposisi materi di awal pembentukan Tata Surya 4,6 milyar tahun lampau.

Penelitian

Penelitian oleh Prof. Bill Irvine, astronom dari Universitas Massachusetts, Amherst, melalui gelombang radio terhadap materi di daerah awan Oort membenarkan keberadaan material organik.

Lebih jauh, penelitian bermacam komet yang mengunjungi Matahari seperti komet Halley (1986) dan komet Hale Bopp (1997) memberikan informasi bahwa komet-komet itu kaya akan material organik termasuk asam amino, air, nitrogen, karbondioksida dan menyumbangkan material itu ke planet-planet. Asam amino adalah zat pembangun protein yang merupakan zat penting pembentukan organisme sederhana.

Simulasi komputer membantu memperjelas pengaruh komet tehadap planet. Seperti dilakukan oleh dua peneliti NASA, Chris McKay dan Bill Borucki (1997) yang “menciptakan “ atmosfer virtual sebagai akibat tabrakan komet ke Bumi. Hal sama dilakukan oleh tim peneliti dari Universitas California, Berkeley tahun 2001. Diperoleh gambaran akibat tumbukan komet terjadi perubahan temperatur dan tekanan atmosfer yang memicu munculnya senyawa baru, yaitu asam amino berantai panjang atau polipeptide, yang mendekati struktur protein.

8 Tanggapan

  1. lbih dperdalam

  2. tlg dijawab ya………
    Menurut teori Panspermia, komet membawa bahan-bahan organik yang diperlukan untuk evolusi. Bagaimanakah komet dapat mengandung bahan-bahan organik padahal di ruang angkasa tidak terdapat tanda-tanda kehidupan?

  3. tlg jawab in pertanyaan in donk:

    menurut teori panspermia, komet membawa zat organik.
    bagaimana bisa komet membawa zat itu padahal di ruang angkasa tidak ada kehidupan???

    trus sebenarnya teori ini dibenarkan ngga sih??

  4. @ yolla…
    Wow pertanyaannya bagus sekali. Material organik itu tidak harus berasal dari makhluk hidup. seandainya hanya berasal dari makhluk hidup, lalu bagaimana makhluk hidup itu terbentuk ?
    Conoth yg bagus memahami material organik terbentuk, lihatlah salah satu satelit saturnus, Titan. Titan, salah satu produsen material organik terbesar di Tata Surya saat ini. senyawa2 dasar di atmosfernya berinteraksi dengan cahaya matahari.

    Hampir mirip dengan Titan, komet yg merupakan objek pengembara, terbentuk atau mengumpulkan materi dari manapun, termasuk sisa ledakan bintang. materi pembentuk komet adalah kumpulan materi yang lebih kompleks, lebih dingin dan lebih berat spt debu, daripada materi yg terdapat pada bintang.

    Sekian dulu, lebih lengkapnya mungkin cari-cari di jurnal

  5. Entah apa yg hrs saya katakan.geli rasanya.anda terlalu prcaya akan semuanya.tidak ada sikap ilmiahnya.Bukankah asam amino sangat sensitif terhadap sinar matahari.Lalu bagaimana dia bisa bertahan hidup di bumi?kalaupun asam amino berlindung dlm air (dr sinar matahari) maka asam amino tdk akan bereaksi menciptakan kehidupan.Jgn menyebarkan kebohongan!

  6. DALAM BIDANG INDUSTRI PERLU MEMERLUKAN KEBUTUHAN ALAT BERAT MAUPUN RINGAN DAN Entah apa yg hrs saya katakan.geli rasanya.anda terlalu prcaya akan semuanya.tidak ada sikap ilmiahnya.Bukankah asam amino sangat sensitif terhadap sinar matahari.Lalu bagaimana dia bisa bertahan hidup di bumi?kalaupun asam amino berlindung dlm air (dr sinar matahari) maka asam amino tdk akan bereaksi menciptakan kehidupan.Jgn menyebarkan keboho.
    KATA MUTIARA PANIAI DALAM SUBERDAYA MASYARATAT TELAH DI TERHAPKAN HAL YANG TIDAK INGINKAN HARUS DI BASMI TETAPI YANG BISA TERAPKAN DENGAN SENANG MENERIMA>
    DAN JUGA DALAM KEBUTUHAN SEKUNDER MAUPUN PRIMER MANUSIA KERINGAT LALU MENTAPAT /HASILNYA MENGAMATI . MOTTO. DOU GAI EKOWAI KEITAI

  7. Allah telah menciptakan makhluknya yang pertama yaitu makhluk ghoib kemudian diciptakkan makhluk nyata. Allah menciptakan mahkluknya di langit dan di planet bumi sebelum dan sesudahnya, ada kehidupan dilangit sebelum diciptakannya planet bumi. Kehidupan muncul karena ada materi pembentuknya (benih kehidupan) dan lingkungan hidupnya. Thank’s …..

  8. @Rofa @rage
    Emang menarik tema ini.Artikel ini juga harus dikritisi.Kita bisa merujuk ke berbagai sumber terpercaya. Sejauh ini yg terjadi adalah antara sains dan agama ’seolah’ berjalan sendiri dalam menjelaskan asal kehidupan.
    Akhirnya, kembali ke pilihan kita. thx…

Tinggalkan Balasan